Dampak Mengkonsumsi Makanan PEDAS
Akhir-akhir ini saya sering kali mendengar makanan yang serba PEDAS. Di daerah tempat saya tinggal (malang) saja ada beberapa jenis makanan yang serba pedas, seperti: mie setan, mie galau, ceker pedas dan beberapa makanan lainnya. Berdasarkan hasil pengamatan saya, makanan yang serba pedas seperti itu justru malah banyak penggemarnya dan kebanyakan penggemarnya adalah wanita.. :D (sok tau dehh)
Sedikit cerita saja, beberapa hari yang lalu saya diajak temen-temen makan di tempat makan mie setan, menu mie setan sendiri memiliki beberapa level, level 1 sampai dengan level 5 dan bagi yang gak suka pedas bisa pesan mie angel (dan itu pilihan saya. makhlum gk suka pedes). Kami pergi berlima kesana, 2 orang temen saya pilih mie dengan level 1 kemudian 2 temen yang lain pilih level 3. Saya gak tau seberapa pedes yang level 1 sama level 3 yang jelas kedua level tersebut mampu membuat 4 temen saya sampai meneteskan air mata.. (lucu juga waktu ngliatnya)
Setelah beberapa jam kami makan mie setan itu, 2 orang temenku yang memilih level 3 mulai mendapat dampak buruk dari makanan yang dimakannya, meraka mengalami sakit perut yang luar biasa HEBAT (berdasarkan ceritanya), dan adapula yang keesokan harinya harus bolos kuliah dijam pertama karena masih terasa dampak HEBAT yang dialaminya.. :D
dan setelah hari itu saya mencoba mencari tahu apa saja dampak yang bisa terjadi bagi seseorang yang sering mengkonsumsi makanan PEDAS, baik dampak secara jangka pendek ataupun jangka panjang. Berikut hasil penelusuran saya:
1. Mengonsumsi makanan pedas bisa menimbulkan iritasi dengan membentuk pola aneh (mengubah geografis) dari lidah.
2. Terlalu sering mengonsumsi makanan yang pedas bisa mengurangi lapisan
yang berfungsi melindungi lambung. Jika terlalu sering maka lapisan ini
akan semakin menipis yang membuat lambung rentan terkena infeksi.
3. Pada beberapa orang, makanan pedas bisa mengganggu produksi asam lambung sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.
4. Makanan pedas bisa memberikan pengaruh buruk terhadap kualitas tidur
atau menyebabkan insomnia. Hal ini karena makanan pedas meningkatkan
suhu tubuh dan siklus pertama dari tahapan tidur sangat sensitif
terhadap makanan yang pedas. Untuk itu sebaiknya hindari mengonsumsi
makanan pedas di malam hari.
5. Terus menerus mengonsumsi makanan pedas bisa mengurangi sensasi rasa
di lidah sehingga seseorang menjadi kurang bisa mengenali rasa dari
makanan atau minuman yang dikonsumsinya.
Dan dibawah ini merupakan penyakit yang dapat terjadi ketika sering mengkonsumsi makanan pedas:
Diare
Makanan pedas dapat mempercepat gerakan di usus yang mempermudah
terjadinya diare. Ketika makanan pedas sudah sampai di usus besar, efek
iritasi dari makanan pedas ini akan langsung terasa. Kemudian tubuh akan
mengirim lebih banyak air ke usus untuk meredakan gejala iritasi. Perlu
disadari, setiap orang memiliki kepekaan usus yang berbeda sehingga
daya tahan terhadap makanan pedas akan berbeda pula. Jika Anda termasuk
sensitif pada makanan pedas, sebaiknya batasi konsumsi makanan pedas.
Gastritis
Konsumsi makanan pedas yang terlalu sering dapat menyebabkan permukaan
lambung menjadi rapuh dan mudah mengalami luka. Penyakit itu disebut
gastritis alias mag yang terjadi karena adanya peradangan pada lapisan
lambung. Pasalnya, lambung yang sering ditimpa makanan pedas
mengakibatkan lapisan-lapisannya menipis dan rentan terkena infeksi.
Alergi
Pernah merasa lidah Anda terbagi menjadi pola-pola tertentu yang
mengakibatkan makanan jadi terasa hambar? Hal tersebut dipercaya sebagai
akibat dari alergi pada lidah. Sama halnya dengan makanan atau minuman
yang terlalu panas, makanan pedas pun dapat mengakibatkan beberapa
bagian lidah alergi sehingga nafsu makan Anda berkurang karena
ketidaknyamanan.
Sensitivitas Lidah Berkurang
Pengonsumsian makanan pedas yang berlebihan dapat mengurangi sensasi
rasa secara permanen sehingga lidah tidak lagi responsif dalam mengecap
rasa. Jika Anda merasa semakin lama semain kuat mengonsumsi makanan
pedas, sebaiknya berhati-hati. Bukan berarti Anda semakin terbiasa, bisa
jadi sensitivitas indera pengecap berangsur aus. Paling fatal, lidah
tidak lagi berfungsi maksimal untuk menentukan porsi makanan pedas yang
dapat kita tolerir.
Insomnia
Makanan pedas pun dapat mengganggu pola tidur. Sejatinya, tubuh Anda
perlu rileks ketika Anda hendak tidur, terutama pada siklus pertama
menuju saat terlelap karena makanan pedas juga dapat meningkatkan
temperatur tubuh dan memicu detak jantung lebih cepat. Maka hindari
makanan pedas sebelum Anda pergi tidur, ya!
Setelah membaca beberapa dampak buruk diatas, bagaiman apakah anda masih ingin terus mengkonsumsi makanan PEDAS...!!
dan kini tibalah anda pada penghujung artikel ini, saya selaku penulis jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf dan semoga apa yang saya tulis ini dapat bermanfaat bagi para pembaca yang budiman..
amin..
referensi: http://www.garudaterkini.web.id